Cara Mengembalikan Partisi HardDrive dan Seluruh Isi Filenya yang Tidak Sengaja Terhapus
Partisi HardDrive Kehapus ? Tenang, Ada Solusinya
Oke. Setelah sekian purnama, akhirnya saya kembali lagi di salafudin.my.id. Kali ini saya ingin membagikan satu cerita yang mungkin teman-teman juga rasakan.
Pada pagi hari di hari kedua Ramadhan, saya mencoba menginstal Chrome OS Flex karena laptop saya memiliki spesifikasi rendah alias laptop kentang. Spesifikasinya: Intel Celeron, RAM 4GB, masih menggunakan HDD, belum SSD.
Dengan spek seperti itu dipaksa menggunakan OS bawaan yaitu Windows 10 yang terkenal berat. Jelas saja ngos-ngosan, terutama saat membuka aplikasi yang memakan RAM banyak. Salah satunya seperti Chrome.
Google Chrome Memangnya Boros RAM?
Iya, benar. Google Chorme adalah browser dengan fitur lengkap, tetapi juga terkenal menghabiskan banyak RAM. Di laptop saya, hanya untuk membuka Chrome saja butuh waktu sekitar setengah menit. Huff…
Sebelum pindah ke Chrome OS Flex, saya sempat mencoba Linux Mint. OS ini memang sangat ringan. Saking ringannya laptop dengan spek seperti laptop saya itu bisa lari-lari di berbagai software.
Namun, karena proses instalasi software di Linux cukup rumit—terutama untuk beberapa aplikasi tertentu—akhirnya saya memutuskan kembali ke Windows 10. Dan sekarang, saya mencoba lagi untuk hijrah ke OS gratis, yaitu Chrome OS Flex.
Ketika proses instalasi Chrome OS Felx, ketika saya masuk ke menu BIOS dan mencoba booting dari flashdisk, sya berhasil. namun setelah keluar dari BIOS muncul pesan error. Saya anggap itu hal yang biasa, dan solusianya ya.. diulang.
Saya coba lagi, dan lagi, berulang-ulang, saya tidak menyerah tetapi hasilnya tetap nihil. Untungnya, bulan Ramadhan. Alhamdulillah, saya nggak jadi marah-marah.
Dugaan awal saya: file instalasi corrupt.
Saya kembali ke windows dan mencoba cleaning flashdisk yang partisinya sudah terbagi jadi 2 itu. Mungkin karena ngantuk, saya justru cleaning partisi localdisk D dan E. (Alhamdulillah !@##@!# ^_^ &)
Padahal isi partisi tersebut adalah file-file yang sangat penting. Hati saya redup, Pikiran gelap, dan sedikit lapar.
Alhamdulilah, setelah scroll tutorial di youtube saya menemukan penerangan. Partisi tersebut dapat dikembalikan dengan sebuah software. Ada yang premium dan ada “trial”nya, namun ada yang full berbayar nggak ada trialnya sama sekali.
Ada beberapa software yang bisa digunakan:
- iBoysoft Data Recovery
- AOMEI Partition Assistant
Saran saya: gunakan AOMEI versi Premium karena prosesnya lebih cepat. Saya mencoba memulihkan 190GB data, dan hanya butuh 15 menit saja! Bisa selesai.
Biar lebih jelas, saya sajikan langsung link videonya. Tonton langsung di channel YouTube-nya ya… (Jangan lupa klik iklannya juga, hehe 😆)
- https://youtu.be/bNcMYq4jsPs?si=j3qbqSJFIBGC5mF5
- https://youtu.be/C3nvbdqWhxM?si=3057C7RCwLs1XMRN
- https://youtu.be/OQgYUMvriFU?si=WfhlUoUrjdH_nkjM
Posting Komentar